DPR: Jangan Hanya Bangun Sekolah tapi Lupakan Guru
Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lalu Hadrian Irfani. (Sinpo)
[INTRO]
Pemerintah diingatkan agar tidak mengabaikan peningkatan kesejahteraan guru serta mutu siswa dan tenaga pendidik.Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai sejumlah kebutuhan mendasar di sektor pendidikan belum tercermin dalam pagu indikatif tahun 2027."Kami melihat bahwa postur anggaran 2027 di pagu indikatif hanya berfokus kepada sarana dan prasarana," kata Lalu dalam keterangannya, Jumat (12/06/2026).Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendidikan memang penting, namun harus diimbangi dengan perhatian terhadap kualitas sumber daya manusia pendidikan."Tetapi jangan lupa, kita masih punya PR. Kesejahteraan guru harus meningkat, kemudian mutu kualitas siswa-siswi maupun guru-guru kita harus terperhatikan," ujarnya.Ia menyoroti belum masuknya program-program peningkatan kompetensi guru dalam rancangan anggaran yang disusun pemerintah."Program-program seperti peningkatan kualitas guru, peningkatan mutu guru belum tercantum sama sekali di pagu indikatif," tegasnya.Lalu menegaskan Komisi X mendukung rencana kenaikan tunjangan guru ASN maupun non-ASN. Namun, menurutnya, kebijakan tersebut perlu dibarengi langkah yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional."Kami mengingatkan kepada pemerintah, selain meningkatkan sarana dan prasarana, maka kesejahteraan guru tidak boleh dilupakan. Peningkatan mutu siswa-siswi dan peningkatan mutu guru-guru kita juga tidak boleh terabaikan," pungkasnya.
Fokus anggaran pendidikan 2027 yang dinilai masih bertumpu pada pembangunan sarana dan prasarana disorot DPR RI.
Pemerintah diingatkan agar tidak mengabaikan peningkatan kesejahteraan guru serta mutu siswa dan tenaga pendidik.Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai sejumlah kebutuhan mendasar di sektor pendidikan belum tercermin dalam pagu indikatif tahun 2027."Kami melihat bahwa postur anggaran 2027 di pagu indikatif hanya berfokus kepada sarana dan prasarana," kata Lalu dalam keterangannya, Jumat (12/06/2026).Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendidikan memang penting, namun harus diimbangi dengan perhatian terhadap kualitas sumber daya manusia pendidikan."Tetapi jangan lupa, kita masih punya PR. Kesejahteraan guru harus meningkat, kemudian mutu kualitas siswa-siswi maupun guru-guru kita harus terperhatikan," ujarnya.Ia menyoroti belum masuknya program-program peningkatan kompetensi guru dalam rancangan anggaran yang disusun pemerintah."Program-program seperti peningkatan kualitas guru, peningkatan mutu guru belum tercantum sama sekali di pagu indikatif," tegasnya.Lalu menegaskan Komisi X mendukung rencana kenaikan tunjangan guru ASN maupun non-ASN. Namun, menurutnya, kebijakan tersebut perlu dibarengi langkah yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional."Kami mengingatkan kepada pemerintah, selain meningkatkan sarana dan prasarana, maka kesejahteraan guru tidak boleh dilupakan. Peningkatan mutu siswa-siswi dan peningkatan mutu guru-guru kita juga tidak boleh terabaikan," pungkasnya.
Share:
Tags:




Komentar